Tips ke Pantai Wedi Ireng, Banyuwangi dan Misteri Dibalik Penamaannya
,
,
7 comments
Kok Pasirnya Putih?! Entah
sudah beberapa banyak komentar tersebut dari mulut wisatawan yang datang ke
Pantai Wedi Ireng, Banyuwangi.
Pantai Wedi Ireng, pantai yang
ikut merangkat populer dan mulai banyak di kunjungi para wisatawan. Bagaimana
tidak, pantai ini keberadaannya masih alami, pemandangan yang indah dan cara
menuju kesananya yang seru menjadi alasan mengunjungi pantai ini. Selain itu
karena letaknya searah dan berdekatan dengan Pantai Pulau Merah, wisatawan bisa
sekaligus mampir mengunjungi Pantai Wedi Ireng sehabis bermain di Pantai Pulau
Merah.
Rute ke Pantai Wedi Ireng
Pantai Wedi Ireng terletak di
wilayah Dusun Pancer, Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.
Lokasinya agak tersembunyi diantara hutan-hutan pantai yang masih bagus
keadaannya. Untuk menuju kesini cukup mudah karena lokasinya searah dengan
pantai Pulau Merah, namun untuk ke Pulau Merah anda harus pergi ke Pantai
Pancer yang ada di sebelah barat dari pantai Pulau Merah. Dari Pancer kita bisa memilih cara yaitu
tracking menembus hutan pantai yg alami atau menaiki perahu melewati lautan.
Ada dua cara untuk menuju Pantai ini dari Banyuwangi yaitu dengan angkutan umum
atau dengan membawa kendaraan. Membawa kendaraan pribadi lebih direkomendasikan
apalagi untuk menghemat waktu perjalanan.
| Perempatan Jajag |
Angkutan Umum
Dari Kota Banyuwangi bisa menggunakan bus bisminto
atau bus ujang jaya jurusan Pesanggaran, turun di pasar Pesanggraran lalu
lanjut dengan naik ojek. Jika kalian dari arah kota Jember bisa turun di
terminal pasar Jajag lalu lanjut bis jurusan ke Pesanggaran lalu lanjut naik
ojek ke Pantai Pancer. jika kalian mempunyai waktu yg sedikit untuk mengunjungi
pantai ini, tidak disarankan untuk naik angkutan umum.
Membawa Kendaraan
(Pribadi/Sewa)
Dari Kota Banyuwangi cukup mudah
kok, dari kota Banyuwangi –Rogojampi-Srono-Pertigaan Muncar – Pertigaan
Plengkung/Alas Purwo – Perempatan Jajag yang ada Tugu Harimau dengan papan
petunjuk ke Pulau Merah (lihat foto). Dari pertigaan Jajag mulai terlihat papan
petunjuk jalan kecil yang mengarahkan kita ke Pulau Merah sampai menemukan
Baliho petunjuk jalan menuju pantai Pancer, Mustika dan Wedi Ireng. Ikuti
petunjuk jalan tersebut nanti kita akan sampai di Pantai Pancer.
| Nyebrang Sungai |
Sesampainya di Pantai Pancer,
kita harus memilih dua cara untuk sampai ke Pantai Wedi Ireng yaitu dengan
Jalur Hutan dengan jalan kaki atau Jalur Laut dengan perahu. Melewati Hutan
cukup seru loh, sebelum sampai ke pintu masuk hutannya kita harus menyebrangi
muara sungai yang ada di pantai pancer. Yang kedalamannya bervariasi antara
sebetis orang dewasa sampai ada yang seperut orang dewasa. Setelah itu jalan
menaiki bukit yang isinya perkebunan masyarakat yang berupa pohon pisang.
sesampainya di puncak barulah kita memasuki hutan pantai yang masih alami
dengan banyak pohon besarnya. Perjalanan menembus hutan ini menuju pantai agak
menurun dan tidak terlalu melelahkan. Setelah melewati hutan, kita akan bisa
melihat Pantai Wedi Ireng dengan warna biru laut yang mengalahkan warna biru
langit diatasnya. Jika kalian memilih untuk melewati Jalur Laut, kita harus
mengeluarkan uang sekitar Rp. 25.000/sekali jalan kapal dengan fasilitas jaket
keselamatan. Perjalanan laut pun tidak kalah seru, kita bisa melihat pulau
merah dari kejauhan, pegunungan pesisir selatan pantai Banyuwangi yang
merupakan hutan lebat yang alami serta melewati beberapa pulau, salah satunya
pulaui Bedil.
Misteri Penamaan Wedi Ireng
Pantai Wedi Ireng berasal dua
kata bahasa jawa yaitu Wedi dan Ireng dengan arti Wedi berarti Pasir dan Ireng
berarti Hitam. Namun ketika sampai dan berlabuh di pantai ini pasirnya berwarna
putih?. Jika dilihat dari satelit Pantai Wedi Ireng mempunyai dua sisi pantai
(sebut saja Sisi Barat dan Timur ya) yang kedua sisi pantai membentuk huruf W.
diantara kedua sisi pantai tersebut dipisahkan oleh karang-karang berbatu hitam.
Penamaan nama Wedi Ireng nyatanya emamng benar adanya. Pasir Hitam tersebut ada
di Pantai Wedi Ireng sisi timur. Pasir hitam tidak semuanya menutupi pasir
putihnya, pasir hitam hanya menhiasi sebagian kecil pasir hitamnya. Namun
cerita karangan versi saya malah Wedi Ireng dari berarti Takut Hitam dengan
maksud pasir putih yang ada di pantai sisi timurnya takut untuk menjadi hitam
hehe. Keberadaan pasir hitamnya kemungkinan ada pengaruhnya dengan batuan hitam
yang berada di sekitar pantai. Batuan tersebut lama-lama tergerus oleh ombak
pantai Wedi Ireng dan akhirnya menjadi pasir.
| Pasir Hitam di Pantai Wedi Ireng |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar